Inilah Hadits Tentang Kejujuran Yang Wajib Diketahui – PenerbitJabal.com

Hadits tentang kejujuran yang wajib diketahui – Siapa yang tidak ingin seseorang jujur kepada kita dalam setiap hal, pastinya setiap orang menginginkannya. Karena untuk zaman sekarang, kejujuran merupakan sesuatu hal yang berharga dan sangat langka. Sebelum kita mengharapkan orang lain untuk bersikap jujur kepada kita, alangkah baiknya kita terlebih dahulu untuk berlaku jujur kepada sesama. Apalagi dalam ajaran islam, selalu mengajak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, termasuk bersikap jujur.

Berikut 5 hadits tentang kejujuran yang wajib diketahui

  • Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدَّثَنِى أَبِى حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لاَ يَجْتَمِعُ الإِيمَانُ وَالْكُفْرُ فِى قَلْبِ امْرِئٍ وَلاَ يَجْتَمِعُ الصِدْقُ وَالْكَذِبُ جَمِيعاً وَلاَ تَجْتَمِعُ الْخِيَانَةُ وَالأَمَانَةُ جَمِيعاً »

“Telah menceritakan kepadaku Abdullah telah menceritakan kepadaku Ayahku telah menceritakan kepadaku Hasan bin Musa telah menceritakan kepadaku Abu Aswad dari Abdullah bin Rafi’dari Abi Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: tidak bisa berkumpul dalam hati seseorang iman dan kufur dan tidak bisa berkumpul bersama-sama sifat jujur dan sifat bohong dan tidak bisa berkumpul bersama-sama safat khianat dan amanah. (HR. Imam Ahmad)

  • Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta(HR. Muslim)

  • Dari Hasan bin ‘Ali, Rasulullah SAW bersabda:

دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ

Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa(HR. Tirmidzi dan Ahmad, hasan shahih)

  • Dari Rifa’ah, ia mengatakan bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah ke tanah lapang dan melihat manusia sedang melakukan transaksi jual beli. Beliau lalu menyeru, “Wahai para pedagang!” Orang-orang pun memperhatikan seruan Rasulullah sambil menengadahkan leher dan pandangan mereka pada beliau. Lantas Rasulullah bersabda:

إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ

Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, shahih dilihat dari jalur lain)

  • Dari Hakim bin Hizam, Rasulullah bersabda:

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu(HR. Bukhari Muslim)

Setelah mengetahui petuah Rasulullah tentang kejujuran, tinggal bagaimana kita sebagai makhluk sosial untuk menerapkan kejujuran itu dalam perilaku kita sehari-hari. Yang perlu kita lakukan adalah memulainya dari diri sendiri, tidak perlu menunggu orang lain. Ketika mereka tahu buah dari kejujuran yang kita dapat, lambat laun mereka pun akan ikut melakukan jujur itu suatu kebaikan yang sangat ditekankan dalam Islam.

[ Baca Juga : Penerbit Alquran ]

Penerbit Alquran Jabal – Hubungi Kami 0853 1512 9995

Penerbit jabal merupakan spesialis menerbitkan Al Quran dan buku islam yang telah berpengalaman sejak tahun 2004. Mari perkuat hubungan kita dengan Al Quran dan perluas wawasan kita dengan buku bacaan islami, sekarang juga! // Hadits Tentang Kejujuran

Hadits Tentang Kejujuran

Penerbit Jabal – Melayani Pemesanan Al Quran dan Buku Islam

Penerbit jabal merupakan penerbit alquran dan buku islam terlengkap berkualitas. Terlebih lagi, kami telah berpengalaman sejak tahun 2004 dan telah mengirimkan jutaan produk buku islam ke kota-kota besar di Indonesia. . // Hadits Tentang Kejujuran

Tertarik untuk memesanan alquran atau buku-buku islam di Penerbit Jabal? Silahkan buka website kami www.penerbitjabal.com. Selanjutnya, sampaikan kebutuhan pesanan Anda kepada admin kami. // Hadits Tentang Kejujuran

Kontak Penerbit Jabal

HP/WA: 0853 1512 9995/ 0878 2408 6365
Telp/Fax: 022-7809282
Email: penerbit_jabal@yahoo.com

Jl. Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung Jawa Barat, Indonesia

Baca Artikel Lainnya :