Lupa Rakaat Solat? Ini Tata Cara Sujud Sahwi Dan Bacaannya!

Penerbit Alquran, Cara Sujud Sahwi; Saat melaksanakan solat, tak jarang sebagai manusia biasa kita kehilangan fokus sehingga lupa akan jumlah rokaat. Maka dari itu, Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukan sujud sahwi saat dalam keadaan ragu. 

Sahwi artinya adalah lupa atau lalai terhadap sesuatu atau meninggalkan sesuatu secara tidak sengaja. Sementara sujud sahwi bertujuan untuk menutup kekurangan yang terjadi akibat lupa dalam salat. Sujud ini letaknya adalah selepas tahiyat akhir sebelum salam dan dikerjakan dua kali sebagaimana sujud biasa.

Baca Juga : Keutamaan Surat Al Fatihah

Tata Cara Sujud Sahwi Dan Bacaannya!

Adapun hukum sujud sahwi yaitu sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Namun, tidak melaksanakan sujud ini bukan berarti menyebabkan solat seseorang menjadi batal. Sebab, sujud ini masih tergolong dalam ibadah sunnah. 

Dalil Sujud Sahwi

“Bila seseorang salat, setelah dua rakaat ia berdiri, kalau berdirinya belum sempurna hendaklah ia duduk (untuk tasyahud), tetapi bila sudah berdiri sempurna, janganlah duduk (untuk tasyahud), kemudian sujud sahwi dua kali (sebelum salam)” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Selain itu, terdapat hadits riwayat lainnya yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sujud dua kali setelah salam usai kelebihan rakaat dalam solat.

“Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, bahwa Nabi SAW salat lima rakaat, kemudian ditanya, “apakah salatnya ditambah?” Nabi bersabda: “apa yang terjadi?” Para sahabat menjawab: “Engkau telah salat lima rakaat,” kemudian Nabi sujud dua kali setelah salam” (HR. Al Jamaah)

Artikel Terkait : Lupa Tasyahud Awal Saat Shalat: Lanjut atau Kembali?

Penyebab diperintahkan Sujud Sahwi

Adapun penyebab disunahkannya sujud sahwi dilakukan adalah karena beberapa sebab berikut. 

  • Ragu-ragu, baik itu mengenai jumlah rakaat maupun kaifiyat yang lainnya (ruku’, tasyahud, dan sujud).
  • Lupa, kelebihan rakaat, belum mengerjakan kaifiyat salat dan kekurangan rakaat. Dalam hal ini, kekurangannya harus ditambah. 
  • Melakukan perbuatan yang dilarang dalam solat. Dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi bila melakukan perbuatan yang dilarang dalam solat, seperi berbicara dan lain sebagainya. 
  • Melakukan rukun bukan pada tempatnya, seperti membaca bacaan solat bukan pada tempatnya. 
  • Meninggalkan sunah ab’adh. Sunnah ab’adh itu di antaranya adalah tahiyat awal, selawat nabi, duduk tahiyat awal, dan selawat nabi dalam tahiyat akhir.  

Tata Cara Sujud Sahwi

  • Tata cara sujud sahwi diawali dengan niat, kemudian melakukan sujud sebanyak dua kali. 
  • Sujud sahwi pertama dilakukan setelah selesai membaca tahiyat akhir dan sebelum salat. Sujud pertama ini dilakukan dengan membaca bacaan sujud sahwi 
  • Kemudian, bangkit kembali dengan posisi duduk di antara dua sujud dengan membaca bacaan doa seperti salat fardu
  • Setelah itu, lakukan sujud sahwi kedua dengan membaca bacaan seperti yang pertama
  • Terakhir, akhiri dengan melakukan salam. 

Bacaan Sujud Sahwi

Bacaan sujud sahwi yang yang bisa kamu hafalkan adalah seperti berikut. 

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْا

Subhana man laa yanaamu walaa yashu.

Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Namun, ada pula yang meyakini bahwa bacaan sujud sahwi yaitu seperti bacaan sujud dalam solat. 

Artikel Lainnya : Segala Penyakit Ada Obatnya, Ini Rahasianya!

Penerbit Jabal Spesialis Menerbitkan Al Quran Sejak Tahun 2004

Artikel ini diterbitkan 14 April 2023 Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Informasi dan Pemesanan pemesanan silahkan klik “Chat Via WhatsApp” di bawah ini. // Artikel Cara Sujud Sahwi

Untuk cek ketersedian stock produk di penerbitjabal.com jangan sungkan untuk bertanya kepada admin kami.

Lihat Juga Artikel Lainnya :

Comments are closed.