Hukum Menyegerakan Berbuka Puasa di Tengah Kemacetan

Penerbit Al Quran – Hukum menyegerakan berbuka puasa di tengah kemacetan menjadi topik bagi masyarakat pada bulan Ramadan karena sering kali membuat kita masih terjebak di jalan saat azan magrib berkumandang. Keinginan untuk meraih kesempurnaan ibadah terkadang berbenturan dengan kondisi teknis di mana kita tidak memiliki akses langsung ke meja makan.

Dalam situasi yang penuh tekanan tersebut, pemahaman mengenai sunnah nabi sangat dibutuhkan agar kita tetap bisa menjalankan perintah agama dengan tenang tanpa melanggar prinsip keselamatan. Untuk mendapatkan kepastian hukum yang akurat, kita perlu merujuk pada kitab Ringkasan Shahih Muslim karya Imam Al-Mundziri yang merangkum hadis-hadis paling shahih dengan tingkat ketelitian redaksi yang sangat tinggi.

Baca Juga Artikel: Mengapa Setan Dibelenggu Namun Masih Ada Orang Bermaksiat?

Hukum Menyegerakan Berbuka Puasa di Tengah Kemacetan

Hukum menyegerakan berbuka puasa di tengah kemacetan tetaplah bersifat sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW melalui sabda beliau bahwa umat islam akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Hal ini berarti setiap Muslim disarankan untuk membatalkan puasanya segera setelah waktu magrib tiba meskipun hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma yang tersedia di dalam kendaraan guna menjaga integritas ibadah serta mengikuti tuntunan hadis yang shahih.

Urgensi Ta’jil dalam Ringkasan Shahih Muslim

Di dalam kitab Ringkasan Shahih Muslim, Imam Muslim menekankan betapa pentingnya menjaga ketepatan waktu dalam beribadah sebagai bentuk kepatuhan hamba kepada Sang Pencipta. Beliau dikenal sangat berhati-hati dalam menyusun kata-kata serta redaksi hadis karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan para gurunya. Kesahihan hadis mengenai menyegerakan berbuka (ta’jil) memberikan pesan kuat bahwa islam tidak menginginkan hamba-Nya terbebani secara berlebihan jika waktu yang ditetapkan untuk berbuka telah sampai.

Membangun Kesiapan Ibadah di Jalan Raya

Menghadapi kemacetan saat ramadan membutuhkan persiapan mental serta logistik yang matang agar kita tetap bisa mengejar keutamaan sunnah nabi. Kitab Ringkasan Shahih Muslim dari Penerbit Jabal membimbing kita untuk menjadi manusia yang arif serta bijaksana dalam membagi waktu antara urusan duniawi dengan kewajiban. Memahami hadis nabi akan mencerahkan pikiran Anda bahwa membatalkan puasa di jalan raya tidak akan mengurangi pahala puasa Anda sedikit pun selama hal tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang benar.

Buku Ringkasan Shahih Muslim Original

Berikut adalah detail spesifikasi produk premium yang kami tawarkan untuk membantu Anda mendalami rahasia ibadah ramadan.

Spesifikasi BukuDetail Produk Penerbit Jabal
Harga ProdukRp 190.000
PenyusunImam Al-Mundziri
Jumlah Hadis2.188 Hadis Shahih
Ketebalan829 Halaman
Bahan KertasBookpaper (Hard Cover)
Status Barang100% Original Terjamin

Peluang Mitra Usaha: Kami juga mengajak Anda untuk menjadi mitra (reseller, dropshipper, atau agen) untuk memasarkan buku-buku Islam dan Al-Qur’an terbitan Penerbit Jabal dengan harga yang jauh lebih murah.

Baca Juga Artikel: Cari Rekomendasi Al Quran Hafalan?

Mengenai Berbuka Puasa saat Macet

Apakah diperbolehkan jika saya sengaja menunda berbuka sampai rumah agar bisa makan bersama keluarga padahal azan sudah lewat satu jam? Berdasarkan hadis dalam kitab ini, menunda berbuka secara sengaja saat waktu sudah tiba justru membuat Anda melewatkan keutamaan sunnah untuk mendapatkan kebaikan yang nabi janjikan. Segeralah membatalkan puasa meskipun hanya dengan air putih agar Anda tetap terhitung sebagai orang yang taat pada tuntunan Rasulullah SAW.

Bagaimana jika saya tidak membawa makanan apa pun saat terjebak macet dan waktu berbuka tiba? Anda dapat meniatkan dalam hati untuk berbuka puasa sesaat setelah yakin waktu magrib telah masuk guna memenuhi unsur ta’jil secara maknawi. Kitab Ringkasan Shahih Muslim membimbing pencari ilmu untuk tetap memiliki gairah dalam beribadah meskipun berada dalam kondisi yang tidak ideal sekalipun.

Kesimpulan

Memahami Hukum menyegerakan berbuka puasa di tengah kemacetan akan membantu Anda menjalani ibadah ramadan dengan lebih fleksibel namun tetap sesuai dengan syariat yang murni. Dengan bimbingan hadis shahih dalam kitab Ringkasan Shahih Muslim, setiap Muslim dapat menjalankan ibadahnya dengan penuh ilmu serta terhindar dari pemahaman yang memberatkan diri sendiri.

Pesan Buku Ringkasan Shahih Muslim atau Daftar Mitra:
Admin WhatsApp 1: 0878 2408 6365
Admin WhatsApp 2: 0853 1512 9995

This image has an empty alt attribute; its file name is whatsapp.png

Comments are closed.