Penerbit Al Quran – Bahaya ghibah yang dapat menghapus pahala puasa menjadi peringatan yang sangat penting bagi umat Muslim dalam menyambut Ramadan. Di tengah kemudahan berinteraksi melalui media sosial maupun obrolan harian, aktivitas membicarakan keburukan orang lain atau ghibah sering kali dilakukan tanpa sadar sehingga merusak kesucian batin.
Banyak orang yang sangat disiplin dalam menahan haus namun justru lalai dalam menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti atau merendahkan martabat sesama manusia. Untuk memahami dampak serius dari perilaku ini, kita memerlukan bimbingan dari kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-Asqalani yang merangkum intisari pesan nabi mengenai perbaikan akhlak.
Baca Juga Artikel: Cara Melatih Anak Berpuasa Pertama Kali
Bahaya Ghibah yang Dapat Menghapus Pahala Puasa Ramadan
Bahaya ghibah yang dapat menghapus pahala puasa merupakan ancaman di mana ibadah seseorang secara hukum fikih mungkin tetap sah namun kehilangan seluruh nilai pahalanya di sisi Allah SWT akibat lisan yang tidak terjaga. Pengendalian diri dari perkataan buruk adalah inti dari perbaikan akhlak guna memastikan puasa menjadi jalan menuju kebaikan amal yang sempurna sesuai dengan bimbingan hadis shahih.
Larangan Berkata Buruk dalam Hadis Bulughul Maram
Di dalam kitab Bulughul Maram, terdapat hadis nabi yang memberikan peringatan keras bahwa Allah tidak membutuhkan rasa lapar serta dahaga dari seseorang yang tidak mampu meninggalkan perkataan dusta serta perbuatan buruk. Pesan ini merupakan intisari yang dihimpun dari tujuh kitab Imam Hadis terkemuka termasuk Bukhari serta Muslim guna membimbing pencari ilmu dalam menjaga kesucian ibadahnya. Memahami hadis ini akan membantu Anda menjadi manusia yang lebih arif serta bijaksana dalam memilih setiap kata yang diucapkan selama menjalankan ibadah puasa.
Informasi Produk Kitab Bulughul Maram Original
| Atribut Informasi | Detail Kitab Penerbit Jabal |
| Harga Produk | Rp 69.000 |
| Penulis Kitab | Ibnu Hajar al-Asqalani |
| Penerbit Resmi | Penerbit Jabal |


Apakah bergosip secara tidak sengaja langsung membatalkan puasa menurut hukum islam? Ghibah tidak membatalkan puasa secara hukum fikih dasar namun perbuatan tersebut dikategorikan sebagai tindakan yang dapat menghapuskan seluruh pahala ibadah puasa Anda sehingga yang tersisa hanyalah lapar saja.
Bagaimana cara bertaubat setelah tanpa sadar melakukan ghibah di siang hari Ramadan? Anda sangat disarankan untuk segera beristigfar memohon ampunan kepada Allah serta mendoakan kebaikan bagi orang yang telah dibicarakan keburukannya sebagaimana anjuran dalam perbaikan akhlak.
baca Juga Artikel: Hukum Melakukan Perjalanan Jauh saat Berpuasa Ramadan
Kesimpulan
Memahami Bahaya ghibah yang dapat menghapus pahala puasa secara mendalam akan membantu Anda menjalani Ramadan dengan lebih tenang serta terjaga dari perbuatan sia-sia. Dengan menjadikan kitab Bulughul Maram sebagai rujukan utama, setiap Muslim dapat membentengi diri dengan ilmu hadis yang shahih guna meraih kesempurnaan ibadah. Jangan biarkan kerja keras Anda menahan lapar selama sebulan penuh menjadi tidak bernilai hanya karena ketidakmampuan menjaga lisan.
Buku ini adalah investasi yang sangat berharga untuk membimbing Anda menuju kebahagiaan dunia serta akhirat dengan karakter yang mulia. Hubungi tim layanan pelanggan kami sekarang juga untuk melakukan pemesanan dan mari kita jaga pahala puasa kita dengan bimbingan ilmu yang benar.

