Penerbit Alquran Jabal, Penerbit Buku Islam, Penerbit Quran, Penerbit Alquran Bandung, Percetakan Alquran Indonesia Distributor Alquran Bandung, Supplier Alquran, Cetak Alquran Bandung, Penerbit Quran
Login
News
9 April 2019
Pesta Buku Bandung 4-10 April 2019
Penerbit Jabal Memberikan Diskon Khusus Alquran dan Buku detail

28 Maret 2019
Sebar Wakaf Quran Jabal oleh LAZ Al-Hilal
Wakaf quran untuk Palu dan Donggala detail

26 Maret 2019
Mencium Al-Qur’an Setelah Membacanya, Bolehkah?
Kebolehan mencium quran setelah membacanya detail

22 Maret 2019
Jumat, Waktu yang Paling Baik untuk Berdoa
Jangan Lewatkan Berdoa di Hari Jum’at detail

» index berita
Others
Others

Mencium Al-Qur’an Setelah Membacanya, Bolehkah?


26 Maret 2019

Ketika sedang bersama-sama membaca Al-Qur’an tadarus di masjid, sering kita melihat seseorang mencium Al-Qur’an setelah dia selesai membacanya. Bahkan para kiai sering kita juga lihat mencium Al-Qur’an setelah membacanya. Sebenarnya, bagaimana hukum mencium Al-Qur’an setelah membacanya, apakah boleh?

Mencium Al-Qur’an adalah pemandangan yang lumrah kita jumpai di dalam masyarakat Muslim Indonesia. Setelah membaca Al-Qur’an, muslim Indonesia umumnya mencium terlebih dahulu sebelum ditutup dan diletakkan. Bahkan di kalangan masyarakat pesantren, bukan hanya Al-Qur’an yang dicium, namun kitab-kitab kuning juga mereka cium setelah mereka membaca dan mempelajarinya.

Pada dasarnya, seseorang mencium Al-Qur’an karena didorong oleh kecintaan dan sikap mengagungkan Al-Qur’an. Ini sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Ikrimah bin Abu Jahl. Ia mencium Al-Qur’an karena didorong oleh sikap mengagungkan pada Al-Qur’an. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam al-Darimi dari Abi Mulaikah, dia berkata;

أَنَّ عِكْرِمَةَ بْنَ أَبِي جَهْلٍ، كَانَ يَضَعُ الْمُصْحَفَ عَلَى وَجْهِهِ وَيَقُولُ: كِتَابُ رَبِّي، كِتَابُ رَبِّي

“Sesungguhnya Ikrimah bin Abi Jahl biasanya meletakkan mushaf di wajahnya lalu berkata, ‘Kitab Tuhanku, kitab Tuhanku.’”

Melalui riwayat ini, maka Imam al-Suyuthi mengatakan bahwa mencium Al-Qur’an adalah sunah. Dalam kitab al-Itqan fi ‘Ulumil Quran, beliau berkata sebagai berikut;

يُسْتَحَبُّ تَقْبِيلُ الْمُصْحَفِ لِأَنَّ عِكْرِمَةَ بْنَ أَبِي جَهْلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ كَانَ يَفْعُلُهُ وَبِالْقِيَاسِ عَلَى تَقْبِيلِ الْحَجَرِ الاَسْوَدِ ذَكَرَهُ بَعْضُهُمْ وَلِأَنَّهُ هَدْيُهُ مِنَ اللهِ تَعَالَى فَشِرعَ تَقْبِيلُهُ كَمَا يُسْتَحَبُّ تَقْبِيلُ الْوَلَدِ الصَّغِيرِ

“Disunahkan mencium mushaf karena Ikrimah bin Abu Jahl melakukaknnya, dan (dalil lain) adalah dengan dikiaskan dengan mencium Hajar Aswad sebagaimana disebutkan oleh sebagian ulama, dan karena mushaf Al-Qur’an merupakan anugerah dari Allah SWT. Karenanya disyariatkan menciumnya seperti disunahkannya mencium anak kecil.”

Dengan demikian, mencium Al-Qur’an setelah membacanya, atau karena  hal lain, hukumnya adalah sunah. Di dalam Islam, kita disunahkan untuk senantiasa mencintai dan mengagungkan syiar-syiar Islam, seperti Al-Qur’an dan Hajar Aswad. Dan salah satu bentuk mencintai dan mengagungkan syiar-syiar tersebut adalah dengan menciumnya.

Penerbit Alquran, Penerbit Jabal, Penerbit Quran, Percetakan Alquran, Cetak Quran Bandung, Grosir Alquran Bandung, Percetakan Quran Murah Bandung, Penerbit dan Percetakan Alquran, Grosir dan Reseller Alquran, Distributor Alquran Bandung, Percetakan dan Penerbit Buku Islam, Distributor Buku Anak, Grosir Buku Anak Muslim.



Baca juga
  » 9 April 2019
Pesta Buku Bandung 4-10 April 2019
Penerbit Jabal Memberikan Diskon Khusus Alquran dan Buku

  » 28 Maret 2019
Sebar Wakaf Quran Jabal oleh LAZ Al-Hilal
Wakaf quran untuk Palu dan Donggala

  » 22 Maret 2019
Jumat, Waktu yang Paling Baik untuk Berdoa
Jangan Lewatkan Berdoa di Hari Jum’at

  » 18 Maret 2019
Cara Menjadi Distributor Buku
Tips menjadi distributor buku dari penerbit Jabal

  » 11 Maret 2019
Empat Cara Meningkatkan Derajat Manusia
Berikut ini Empat Cara Meningkatkan Derajat Manusia

Others
Search
Search:
Information
Shopping Cart
shopping cart
USD Calc
US$ x Rp. 9,500 =
Rp.