Penerbit Alquran Jabal, Penerbit Buku Islam, Penerbit Quran, Penerbit Alquran Bandung, Percetakan Alquran Indonesia Distributor Alquran Bandung, Supplier Alquran, Cetak Alquran Bandung, Penerbit Quran
Login
News
17 Juli 2019
Resensi Buku Asmaul Husna Untuk Anak
Review Buku Asmaul Husna Untuk Anak detail

9 Juli 2019
Resensi Buku La Tahzan untuk Wanita
Informasi Buku - La Tahzan Untuk Wanita detail

5 Juli 2019
Resensi Buku Agar Selalu Ditolong Allah
Agar Selalu Ditolong Allah - Hendra Setiawan detail

4 Juli 2019
Resensi Shahih Bukhari Muslim
Informasi Buku - Ringkasan Shahih Bukhari Muslim detail

» index berita
Others
Others

I’tikaf Boleh Dilakukan di Masjid Mana Saja


6 Juni 2018

Imam Bukhari membawakan Bab dalam kitab Shahihnya, “I’tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramdhan dan i’tikaf di seluruh masjid.” Ibnu Hajar menyatakan, “Ayat tersebut (surat Al Baqarah ayat 187) Alquran menyebutkan disyaratkannya masjid, tanpa dikhususkan masjid tertentu”.

Para ulama selanjutnya berselisih pendapat masjid apakah yang dimaksud. Apakah masjid biasa di mana dijalankan shalat jama’ah lima waktu ataukah masjid jaami’ yang diadakan juga shalat jum’at di sana?

Imam Malik mengatakan bahwa i’tikaf boleh dilakukan di masjid mana saja (asal ditegakkan shalat lima waktu di sana, pen) karena keumuman firman Allah Ta’ala, Alquran Bandung

وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

sedang kamu beri’tikaf dalam masjid(QS. Al Baqarah: 187). Ini juga menjadi pendapat Imam Asy Syafi’i.

Namun Imam Asy Syafi’i rahimahullah menambahkan syarat, yaitu masjid tersebut diadakan juga shalat Jum’at.[12] Tujuannya di sini adalah agar ketika pelaksanaan shalat Jum’at, orang yang beri’tikaf tidak perlu keluar dari masjid. 

Kenapa disyaratkan di masjid yang ditegakkan shalat jama’ah? Ibnu Qudamah katakan, “Shalat jama’ah itu wajib (bagi laki-laki). Jika seorang laki-laki yang hendak melaksanakan i’tikaf tidak berdiam di masjid yang tidak ditegakkan shalat jama’ah, maka bisa terjadi dua dampak negatif :

1.Meninggalkan shalat jama’ah yang hukumnya wajib.

2. dan terus menerus keluar dari tempat i’tikaf padahal seperti ini bisa saja dihindari. Jika semacam ini yang terjadi, maka ini sama saja tidak i’tikaf. Padahal maksud i’tikaf adalah untuk menetap dalam rangka melaksanakan ibadah pada Allah. Penerbit Jabal

Penerbit Jabal Bandung menerbitkan alquran dan buku Islam serta melayani pesanan Al-Qur'an dan buku eceran maupun agen.

Info dan Pemesanan Hubungi :

Telp/WA : 0853 1512 9995 / Telp/Fax : 022-7809282
Jl.Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung 40614






Baca juga
  » 17 Juli 2019
Resensi Buku Asmaul Husna Untuk Anak
Review Buku Asmaul Husna Untuk Anak

  » 9 Juli 2019
Resensi Buku La Tahzan untuk Wanita
Informasi Buku - La Tahzan Untuk Wanita

  » 5 Juli 2019
Resensi Buku Agar Selalu Ditolong Allah
Agar Selalu Ditolong Allah - Hendra Setiawan

  » 4 Juli 2019
Resensi Shahih Bukhari Muslim
Informasi Buku - Ringkasan Shahih Bukhari Muslim

  » 4 Juli 2019
RESENSI BUKU - SIRAH NABAWIYAH – SAFIYYURRAHMAN AL-MUBARAKFURI
SEKILAS TENTANG BUKU SIRAH NABAWIYAH KARANGAN SAFIYYURRAHMAN AL-MUBARAKFURI

Others
Search
Search:
Information
Shopping Cart
shopping cart
USD Calc
US$ x Rp. 9,500 =
Rp.