Hati Bagai Rumah Sepi Sunyi Tak Berpenghuni

20 April 2018

Perumpamaan 'rumah yang sepi sunyi tak berpenghuni' itu mengandung maksud yang halus, sebagaimana untkapan peribahasa, 'rumah yang kosong adalah sarang setan gentayangan'.

Demikian juga hati yang kosong dari Kalamullah akan dikuasai oleh setan. Hadits di atas menyatakan betapa penting menghapal Al-Quran, sehingga hati yang tidak menyimpan Kalamullah telah disabdakan seperti 'rumah yang sepi sunyi tak berpenghuni'.

Abu Hurairah radhiallahu 'anha berkata, "Rumah yang di dalamnya ada bacaan Al-Quran, keluarga serta kerabatnya akan bertambah banyak dan keberkahan serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut.

Malaikat akan turun memenuhi rumah itu dan setan akan keluar darinya. Sebaliknya rumah yang di dalamnya tidak dibacakan Al-Quran, akan dipenuhi oleh kesempitan dan ketidakberkahan. Malaikat akan keluar dari rumah itu, dan setan akan menyusup di rumah itu."

Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anha dan sahabat yang lain meriwayatkan dari Rasulullah, "Rumah kosong ialah rumah yang di dalamnya tidak dibacakan Al-Quran."



Baca juga
  »
31 Juli 2018
Dalil yang Berkenaan dengan Aqiqah
Dalil Alquran dan Hadits Shahih yang Berkenaan Aqiqah.

  »
13 Juli 2018
Dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar
Dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar

  »
6 Juli 2018
Do'a minta pertolongan dari sifat malas
"Allahumma inni a'udzu bika minal 'azji,wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a'udzu bika min 'adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal maat."

  »
29 Juni 2018
Sedekah anak yatim sebagai tanda tingkat keimanan seseorang
Sedekah adalah salah satu ibadaha yang dimuliakan Allah, allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18).

  »
26 Juni 2018
Cinta Al-Qur'an Selamatkan Hidup
Pasti ada Orang yang sinis dan bahkan tidak percaya terhadap judul di atas. Namun, bagi orang yang paham Alquran apalagi yang menghayati dan mendalaminya secara substantif, pasti akan berkata, ungkapan itu benar dan amat logis. Mari kita buktikan kebenaran ungkapan itu dengan mengamati fungsi Alquran dalam kehidupan; baik secara individual, berkeluarga, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara.