Dahsyatnya surat Alwaqiah

5 April 2018

TATA CARA MENGAMALKAN SURAT AL WAQIAH

Surat Al Waqiah (سورة الواقعة) adalah salah satu surat yang penuh dengan fadhilah dan keberkahan. Surah Al-Waqi’ah adalah surah yang ke-56 dalam Al-Quran, terletak pada juz ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Surat yang diturunkan setelah Surah Taahaa ini dinamakan dengan Al-Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al-Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama. Surat ini banyak menceritakan tentang perihal hari kiamat dan bagaimana nanti pembagian umat di hari tersebut. Akan tetapi surat ini banyak memiliki fadhilah terutama dalam hal rezeki.

 

Berikut beberapa riwayat fadhilah dari surat waqiah

Sabda Rasulullah SAW:

  1. “Surah al-Waqiah adalah surah kekayaan. Hendaklah kamu membacanya dan ajarkanlah kepada anak-anak kamu.” (Riwayat Ibn Mardawaih daripada Anas: Kasyf al-Khafa’).

 

2.“Sesiapa yang membaca surah al-Waqiah pada setiap malam ia tidak akan ditimpa kefakiran.” (Riwayat daripada Ibn Mas’ud: al-Azkar, al-Jami al-Soghir).

 

3.“Ajarkanlah surah Al-Waqi’ah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.”(Hadis riwayat Ibnu Ady)

 

4.Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia; surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi oleh yang lain.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

 

5.Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah; dan barangsiapa yang ingin melihat sifat neraka, maka bacalah surat As-Sajadah.”(Tsawabul A’mal, hlm 117).

 

6.Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama.” (Tsawabul A’mal, halaman 117).

 

7.Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

 

8.Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

 

9.Imam Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.”

 

10.Ibnu Katsir didalam mengawali penafsirannya tentang surat al Waqi’ah mengatakan bahwa Abu Ishaq mengatakan dari Ikrimah dari Ibnu Abbas berkata : Abu Bakar berkata,”Wahai Rasulullah saw tampak dirimu telah beruban.” Beliau bersabda,”Yang (membuatku) beruban adalah surat Huud, al Waqi’ah, al Mursalat, عما يتساءلون (An Naba’, pen) dan إذا الشمس كورت.” Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan dia berkata : ia adalah hasan ghorib.



Baca juga
  »
31 Juli 2018
Dalil yang Berkenaan dengan Aqiqah
Dalil Alquran dan Hadits Shahih yang Berkenaan Aqiqah.

  »
13 Juli 2018
Dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar
Dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar

  »
6 Juli 2018
Do'a minta pertolongan dari sifat malas
"Allahumma inni a'udzu bika minal 'azji,wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a'udzu bika min 'adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal maat."

  »
29 Juni 2018
Sedekah anak yatim sebagai tanda tingkat keimanan seseorang
Sedekah adalah salah satu ibadaha yang dimuliakan Allah, allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18).

  »
26 Juni 2018
Cinta Al-Qur'an Selamatkan Hidup
Pasti ada Orang yang sinis dan bahkan tidak percaya terhadap judul di atas. Namun, bagi orang yang paham Alquran apalagi yang menghayati dan mendalaminya secara substantif, pasti akan berkata, ungkapan itu benar dan amat logis. Mari kita buktikan kebenaran ungkapan itu dengan mengamati fungsi Alquran dalam kehidupan; baik secara individual, berkeluarga, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara.