Penerbit Alquran Jabal, Penerbit Buku Islam, Penerbit Quran, Penerbit Alquran Bandung, Percetakan Alquran Indonesia Distributor Alquran Bandung, Supplier Alquran, Cetak Alquran Bandung, Penerbit Quran
Login
News
2 April 2020
HIKMAH WAKAF AL-QUR’AN
Wakaf al-qur’an merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia. detail

25 Maret 2020
Semoga Indonesia Baik-baik saja
Doa menghadapi penyakit mematikan.. detail

18 Maret 2020
Berdakwah, Ciri Manusia Terbaik
Membicarakan kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam detail

16 Maret 2020
Hati Bagai Rumah Sepi Sunyi Tak Berpenghuni
Dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'anha, Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya orang yang di dalam hatinya tidak ada sedikitpun Al-Qur'an adalah seperti rumah yang sepi sunyi tak berpenghuni." (HR Tirmidzi, Darami dan Hakim) detail

» index berita
Others
Others

Surat Al-Nisa’ ayat 58 - Tafsir Tentang Amanah


4 November 2019

Manusia Allah ciptakan ke dunia agar memiliki tujuan. Di antaranya beribadah, mengatur bumi, dan memimpin diri sendiri dan orang lain.

Tujuan-tujuan tersebut adalah amanah sekaligus beban ujian kehidupan bagi manusia. Bagi yang bersyukur maka akan mendapat kebahagian abadi atau bagi yang kufur ia akan menderita selamanya.

Jika amanah ini bisa dijalankan secara adil maka kelak ia akan menjadi orang yang paling beruntung di dunia hingga akhirat.

Allah memerintahkan pada manusia supaya menjalankan amanat sekaligus menegakkan hukum yang adil. Baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Hal ini tertulis dalam ayat Al-Qur’an yang berbunyi

 إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ النَّاسِ أَن تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Artinya:

“Sungguh Allah memerintah kamu agar menyampaikan amanat pada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) bila menetapkan hukum di antara manusia itu supaya kamu menjalankannya dengan adil. Sungguh Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya padamu. Sungguh Allah adalah Maha Mendengar dan Maha Melihat" (QS. An-Nisa: 58).

Dalam tafsirnya Imam At-Thabari menulis bahwa ayat ini ditujukan untuk para pemimpin. Para pemegang kekuasaan diperintahkan menjaga amanah yang sudah diberikan pada dirinya.

Yaitu yang berkaitan dengan rakyatnya ataupun bawahannya. Pemimpin harus berbuat adil dalam memberikan keputusan.

Dalam pandangan Imam Ar-Razi yang tertulis di tafsir Mafatih al-Ghaib, amalan manusia itu dikategorikan jadi tiga bagian:

Pertama, Hal yang kaitannya dengan ke-Tuhan-an.

Allah tegas memerintahkan agar memegang amanat. Yaitu menjalankan segala perintah-perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Cakupannya luas sekali bagaikan laut yang tak bertepi. Menurur Ibnu Mas’ud semua dimensi kehidupan terkait dengan ke-Tuhan-an (ibadah) seperti wudhu, shalat, zakat, puasa, dan lain lain.

Kedua, amanah yang hubungannya dengan interaksi sesama manusia. Contohnya pinjam-meminjam, jujur dalam jual-beli, menahan diri untuk membicarakan keburukan orang lain. Seorang pemimpin wajib menjaga amanah yaitu adil.

Adilnya penguasa pada rakyatnya. Adilnya ulama’ pada jama’ahnya untuk tidak memberatkan kehidupan mereka.

Ketiga, amanah pada diri manusia sendiri.

Yaitu memilih hal-hal baik untuk dirinya. Kemashlahatan dirinya di dunia serta akhirat. Menjauhi untuk mendahulukan hawa nafsu dan mengurangi hal-hal yang merugikan dirinya.

Penutup

Dari penjelasan para ulama di atas maka bisa dipahami bahwa orang yang selalu komitmen menunaikan amanah niscaya hidupnya berkah dan selalu mendapat hikmah. Wallahu Alam.

Penerbit Alquran | Percetakan Alquran | Grosir Alquran | Alquran Murah



Baca juga
  » 2 April 2020
HIKMAH WAKAF AL-QUR’AN
Wakaf al-qur’an merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia.

  » 25 Maret 2020
Semoga Indonesia Baik-baik saja
Doa menghadapi penyakit mematikan..

  » 18 Maret 2020
Berdakwah, Ciri Manusia Terbaik
Membicarakan kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam

  » 16 Maret 2020
Hati Bagai Rumah Sepi Sunyi Tak Berpenghuni
Dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'anha, Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya orang yang di dalam hatinya tidak ada sedikitpun Al-Qur'an adalah seperti rumah yang sepi sunyi tak berpenghuni." (HR Tirmidzi, Darami dan Hakim)

  » 13 Maret 2020
Custom Al Quran untuk Souvenir KKN
Souvenir KKN dengan Al-Qur'an

Others
Search
Search:
Information
Shopping Cart
shopping cart
USD Calc
US$ x Rp. 9,500 =
Rp.